Informasi

Kamis, 15 Oktober 2009



Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Diberitahukan dengan hormat kepada Bpk/Ibu/Sdr yg memerlukan data SMK Negeri 1 Karimunjawa tentang administrasi, kurikulum, fasilitas, hubungan industri, ketenagaan, kesiswaan dsb dapat DOWNLOAD di link yang tersedia pada halaman blog ini ....
Atas perhatian dan kunjungannya diucapkan banyak terima kasih

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.


Karimunjawa, 9 Oktober 2009

Administrator
READ MORE - Informasi

SKS dengan Moving Class, Apa mungkin ?


SKS dengan Konsep "Moving Class", Apa Mungkin?
shutterstock
Ilustrasi: Moving Class dilaksanakan dengan pendekatan kelas mata pelajaran, sehingga mensyaratkan sekolah memiliki banyak kelas untuk kegiatan pembelajaran mata pelajaran tertentu.
/
Artikel Terkait:

* SKS Akan "Wajib" Diterapkan di Sekolah

Kamis, 15 Oktober 2009 | 16:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu faktor yang dibutuhkan untuk menerapkan Sistem Kredit Semester (SKS) pada Sistem Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di sekolah menengah adalah konsep Moving Class.

Hal tersebut dikemukakan oleh Kepala Bidang Kurikulum Pendidikan Menengah-Pusat Kurikulum Balitbang Depdiknas Herry Widyastono di acara "Principal Wisdom Update 2009: Implementasi Penerapan SKS dan Moving Class dalam KTSP" di Kampus Binus University, Jakarta, Kamis (15/10).

"Tetapi konsep Moving Class ini bukan kewajiban, tergantung kesiapan satuan pendidikannya, yang terpenting adalah penerapan SKS itu," ujarnya.

Dikatakannya, konsep tersebut dilaksanakan dengan pendekatan kelas mata pelajaran. Pendekatan tersebut, lanjut Herry, mensyaratkan sekolah memiliki banyak kelas untuk kegiatan pembelajaran mata pelajaran atau rumpun pelajaran tertentu.

"Kalau sekolah bisa memfasilitasi konsep ini, keuntungan yang diperoleh juga banyak," ujarnya.

Herry mengatakan, selain memiliki ruang kelas sendiri yang memungkinkan guru melakukan penataan kelas sesuai katakteristik mata pelajaran yang dibidanginya, konsep ini juga memberikan kesempatan besar bagi guru untuk mengoptimalkan sumber-sumber belajar dan media pembelajaran yang dimiliki.

"Guru berperan secara aktif dalam mengontrol perilaku peserta didik dalam belajar," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Sahata Aritonang dari SMA 6 Jakarta mengatakan, konsep SKS dengan Moving Class sangat bagus.

"Banyak guru yang hobi memberikan tugas, tapi banyak yang tidak hobi mengoreksi, mungkin dengan sistem SKS ini bisa memberi perubahan lebih baik," ujarnya disambut tawa hadirin yang terdiri dari para kepala sekolah dan guru-guru dari kawasan Jabodetabek tersebut.
(dikutip dari Kompas elektronik hari Kamis, 15 Oktober 2009 )
READ MORE - SKS dengan Moving Class, Apa mungkin ?

PROFIL SEKOLAH

Selasa, 06 Oktober 2009


PROFIL SEKOLAH
(DATA POKOK I PSMK 2009)
1. DATA SEKOLAH
a. Nama SMK : SMK Negeri 1 Karimunjawa
b. Status : Negeri
c. PBM : Pagi
d. Sertifikasi ISO 9001 – 2000 : Belum
e. Alamat Sekolah : Jl. Ahmad Yani No. 1 Karimunjawa
f. RT / RW : 02 / II
g. Desa : Karimunjawa
h. Kecamatan : Karimunjawa
i. Kabupaten / Kota : Jepara
j. Telp. / fax : 0297 312278
k. Website / Email : http://smkn1karimunjawa.wordpress.com / smkkarimunjawa@yahoo.co.id
i. Nomor Statistik Sekolah : 60 1 03 20 12 001


2. DATA KEPALA SEKOLAH
a. Nama Kepala Sekolah : Drs. Sudarto
b. Basic Pendidikan : Pendidikan Teknik Bangunan
c. Status : PNS
d. Alamat Rumah : Jl. KH Yasin No. 11 Jepara
e. RT / RW : 03 / IV
f. Desa : Saripan
g. Kecamatan : Jepara
h. Kabupaten / kota : Jepara
i. No. Telp. Rumah / hp : 081325720877


3. DATA PROGRAM KEAHLIAN
Data Program Keahlian
a. Agribisnis Perikanan : Kls 1 : 23 Kls 2 : .... Kls 3 : .... Kls 4 : ....
b. Agribisnis Rumput laut : Kls 1 : 23 Kls 2 : 30 Kls 3 : 14 Kls 4 : ....
c. Teknologi Hasil Pertanian : Kls 1 : 31 Kls 2 : 21 Kls 3 : 20 Kls 4 : ....
d. ………………….. : Kls 1 : .... Kls 2 : .... Kls 3 : …. Kls 4 : ....


4 . DATA SASARAN PRASARANA
a. Jumlah Ruang teori : 5 Ruang
b. Jumlah Ruang Praktik : 2 Ruang
c. Jumlah Lab . Komputer : 1 Ruang
d. Jumlah Rung Perpustakaan : 1 Ruang
e. Jumlah Lab . Bahasa : -


5. DATA GURU / TU
a. Guru Normatif : PNS : 3 , GTT : 2 , Guru Kontrak : .....
b. Guru Adaptif : PNS : 6 , GTT : - , Guru kontrak : .....
c. Guru Produktif : PNS : 7 , GTT : - , Guru kontrak : .....
d. Jumlah Karyawan TU : PNS : - , TT : 3
6. DATA SISWA
a. Jumlah pendaftar : 77 siswa
b. Jumlah yang diterima : 76 siswa
c. Jumlah siswa : 162 siswa
d. Jumlah Lulusan : 29 siswa
e. Jumlah yang mengulang : 2 siswa
f. Jumlah putus sekolah : 2 siswa


7. HASIL NILAI RATA – RATA UN
a. Matematika : 8,03
b. Bahasa Inggris : 7,90
c. Bahasa Indonesia : 6,81
READ MORE - PROFIL SEKOLAH

SILATURRAHIM

Selasa, 29 September 2009


Kegiatan saling kenal, saling kunjung mengunjungi antar teman, saudara, tetangga merupakan kegiatan yang baik dan sangat dianjurkan oleh semua agama terutama agama islam. Sebaiknya silaturrahim dilakukan dilakukan oleh yang lebih muda mengunjungi teman sanak saudara yang lebih tua namun tidak menutup kemungkinan yang lebih tua nyambangi yang lebih muda.

Pada jaman modern dengan kemajuan teknologi yang pesat seperti sekarang ini kegiatan silaturrahim tidak terbatas hanya saling nyambangai secara tatap muka, namun bisa dikembangkan melalui pesan singkat atau telpon atau komunikasi lewat handphone, internet dan sebagainya. Kita ambil nilai positi atau manfaatnya saja.

Manfaat silaturrahim sebenarnya banyak sekali namun sekurang-kurangnya adalah :
1. Menambah rejeki
Kadang dilakukan silaturrahim antar teman, sanak saudara dan mungkin dengan orang lain yang sama sekali belum kita kenal ternyata dari situ ada order, ada tawaran kerja sama dan sebaginya yang secara tidak langsung menambah rejeki bagi yang melakukan kegiatan silaturrahim.
2. Mempererat persaudaraan
Silaturrahim antar teman, sanak saudara akan semakin mengenal lebih jauh antar pribadi masing-masing sehingga menyebabkan semakin dekatnya pertemanan atau persuadaraan mereka .
3. Memperpanjang umur
Ternyata dari kegiatan saling kunjung atau silaturrahim banyak doa keselamatan, doa kerkahan umur yang dimohonkan antar kita, dengan demikian secara tidak langsung dapat memperpanjang umur kita

Untuk itu jalinlah tali silaturrahim antar kita dan jangan pernah putuskan tali silaturrahim, karena orang yang memutuskan tali silaturrahim tidak disenangi oleh Allah SWT
READ MORE - SILATURRAHIM

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU

Rabu, 16 September 2009


Proses Penerimaan Peserta Didik Baru di SMK Negeri 1 Karimunjawa mulai tahun pelajaran 2007/2008 sampai dengan 2009/2010 secara lengkap hasilnya dapat di DOWNLOAD disini ….
HTML Link:
http://sudartosaripan.fileave.com/PPDB.rar
READ MORE - PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU

9 TERTIB PNS

Sabtu, 12 September 2009


Sembilan jalur pendekatan tertib disiplin pegawai negeri sipil yaitu :
1. Tertib jam kerja
2. Tertib mengikuti Senam Kesegaran Jasmani
3. Tertib mengikuti upacara
4, Tertib berpakaian dinas
5. Tertib kebersihan lingkungan kerja
6. Tertib pelaksanaan tugas dan fungsi
7. Tertib pelaksanaan pengawasan melekat
8. Tertib pembuatan laporan kegiatan harian
9. Tertib mengikuti pembinaan mental pegawai negeri sipil
READ MORE - 9 TERTIB PNS

SASARAN DAN KEBIJAKAN MUTU


Suatu organisasi atau lembaga dalam menerapkan Sistem Manajemen Mutu di suatu lembaga pendidikan / sekolah, langkah pertama yang harus ditetapkan dan dirumuskan adalah sasaran mutu yang ingin dicapai, setelah itu maka top manajemen / pimpinan / kepala sekolah menetapkan kebijakan mutu yang nantunya digunakan sebagai acuan setiap personil dalam menjalankan tugas sesuai dengan tupoksinya masing-masing.
Dalam menyusun sasaran mutu maupun kebijakan mutu, seorang pimpinan/kepala kepala sekolah beserta stafnya harus memperhatikan beberapa aspek penting antara lain :
1. Kebijakan Pemerintah
Seorang pimpinan/top manajemen dalam menyusun sasaran mutu dan kebijakan mutu pada suatu lembaga/organisasi harus selaras dan tidak boleh bertentangan dengan kebijakan pemerintah dalam hal ini Departemen Pendidikan Nasional, Dinas Pendidikan Propinsi dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten yang berupa peraturan perundang-undangan yang berlaku, rencana strategisnya dan semua program yang telah digulirkannya.

2. Visi dan Misi Sekolah
Dalam menyusun sasaran dan kebijakan mutu seorang pimpinan/kepala sekolah bersama – sama stafnya harus senantiasa mengacu pada visi dan misi sekolah yang telah disepakati bersama.

3. Potensi dan Kelemahan Internal
Dalam hal ini seorang pimpinan/kepala sekolah harus memperhatikan dan mencermati semua potensi yang dimiliki untuk dapat diberdayakan semaksimal mungkin baik itu potensi tenaga kependidikan, peserta didik, sarana prasarana, sumber daya yang ada, lingkungan dan lain sebagainya, namun jangan lupa disamping potensi biasanya juga terdapat kelemahan / kekurangan yang dimilikinya yang harus menjadi perhatian serius agar nantinya tidak menjadi hambatan dalam mencapai sasaran yang telah disepakati bersama.

4. Potensi dan Tantangan Eksternal
Potensi eksternal harus menjadi bagian penting dalam menentukan sasaran mutu dan kebijakan mutu. Pimpinan/kepala sekolah bersama-sama stafnya harus mampu mengidentifikasi semua potensi eksternal yang dapat mendukung pencapaian sasaran mutu seatu lembaga pendidikan/sekolah baik itu dari kalangan dunia usaha/industri, masyarakat, instansi terkait dan sebagainya.
Disamping potensi juga biasanya terdapat tantangan yang datangnya dari luar, yang senantiasa harus menjadi perhatian kita setiap saat. Pimpinan/kepala sekolah bersama-sama staf harus bias memanfaatkan tantangan tersebut menjadi peluang untuk dapat mengembangkan suatu lembaga pendidikan sekolah dalam hal ini untuk mendukung pencapaian sasaran mutu yang telah disepakati
Jika dalam suatu lembaga pendidikan/sekolah dimana pimpinan/kepala sekolah bersama-sama stafnya bersinergi dan mampu meramu dari 4 aspek di atas menjadi sasaran dan kebijakan mutu, maka bukan tidak mungkin suatu lembaga akan dapat maju dengan pesat
READ MORE - SASARAN DAN KEBIJAKAN MUTU

PRINSIP SISTEM MANAJEMEN MUTU


Dalam menerapkan Sistem Manajemen Mutu, perlu memahami prinsip-prinsip dalam manajemen mutu tersebut antara lain :
1. Setiap personil memiliki pelanggan
2. Setiap personil melaksanakan tugas dalam sebuah sistem yang sudah disepakati.
3. Semua sistem menunjukkan adanya variasi yang jelas.
4. Mutu bukan semata-mata pengeluaran biaya namun merupakan investasi suatu lembaga
5. Peningkatan mutu harus selalu diupayakan dan disesuaikan dengan program yang sudah dibuat
6. Setiap personil harus memiliki motto selalu berusaha meningkatkan mutu
7. Dalam menerapkan manajemen selalu mengedepankan fakta dan data yang akurat.
8. Fokus pada pengendalian / kontrol pada proses produksi, bukan hanya semata-mata melihat hasilnya saja
READ MORE - PRINSIP SISTEM MANAJEMEN MUTU

KONSEP DASAR MANAJEMEN MUTU


Konsep Dasar Manajemen Mutu yang banyak digunakan dalam Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 : 2000 antara lain :
1. Selalu konsisten dalam menciptakan MUTU
2. Setiap personil / komponen suatu organisasi / sekolah mempunyai KOMITMEN yang tinggi terhadap mutu.
3. Pimpinan perusahaan / organisasi / sekolah / TOP MANAJEMEN BERPERAN AKTIFf dalam mengkonsentrasikan semua warga / anggota nya dalam menciptakan dan menjaga mutu
4. Pentingnya KETERLIBATAN setiap orang / personil dalam suatu organisasi / sekolah.
5. Selalu berusaha memenuhi / memuaskan pelanggan / customer
READ MORE - KONSEP DASAR MANAJEMEN MUTU

KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH


Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas, Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Badan Standar Nasional Pendidikan terutama Pasal 28, 38 , 39, 49, 52, dan 53 serta Keputusan Mendiknas Nomor 162/U/2003 tentang Pedoman Guru sebagai Kepala Sekolah dijelaskan bahwa penilaian kepala sekolah atas dasar tugas dan tanggung jawab sebagai kepala sekolah sebagai :
1. Pemimpin
2. Manajer
3. Pendidik
4. Administrator
5. Wirausahawan
6. Pencipta iklim kerja
7. Penyelia

Dari uraian di atas maka kepala sekolah yang kompeten secara umum harus memiliki pengetahuan, ketrampilan, sikap, performance, dan etika kerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya sebagai kepala sekolah harus memiliki 4 kompetensi pokok yaitu :

1. Kompetensi Profesional meliputi :
a. Kepala Sekolah sebagai Pemimpin
b. Kepala Sekolah sebagai Manajer
c. Kepala Sekolah sebagai Pendidik
d. Kepala Sekolah sebagai Administrator
e. Kepala Sekolah sebagai Wirausahawan
f. Kepala Sekolah sebagai Pencipta iklim kerja
g. Kepala Sekolah sebagai Penyelia

2. Kompetensi Wawasan Kependidikan dan Manajemen meliputi :
a. Menguasai landasan pendidikan
b. Menguasai kebijakan pendidikan
c. Menguasai konsep kepemimpinan dan manajemen pendidikan

3. Kompetensi Personal meliputi :
a. Bertaqwa kepada Tuhan YME
b. Berakhlaq mulia
c. Memiliki etos kerja yang tinggi
d. Bersikap terbuka
e. Berjiwa pemimpin
f. Mampu mengendalikan diri
g. Mampu mengembangkan diri
h. Memiliki integritas kepribadian

4. Kompetensi Sosial meliputi :
a. Mampu bekerja sama dengan orang lain
b. Berpartisipasi dalam kegiatan kelembagaan / sekolah
c. Berpartisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan
READ MORE - KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH

KOMPETENSI PROFESIONAL KASEK


1. Kepala Sekolah Sebagai Pemimpin :
a. Menyusun perencanaan sekolah
b. Mengelola kelembagaan sekolah
c. Menerapkan kepemimpinan dalam pekerjaan

2. Kepala Sekolah Sebagai Manajer :
a. Mengelola tenaga kependidikan
b. Mengelola kesiswaan
c. Mengelola sarana prasarana

3. Kepala Sekolah Sebagai Pendidik :
a. Mengelola pengembangan kurikulum dan Kegiatan Belajar Mengajar

4. Kepala Sekolah Sebagai Administrator :
a. Mengelola ketatausahaan dan keuangan sekolah

5. Kepala Sekolah Sebagai Wirausahawan
a. Menerapkan prinsip – prinsip kewirausahaan
b. Menerapkan pemanfaatan kemajuan IPTEK

6. Kepala Sekolah Sebagai Pencipta Iklim Kerja
a. Menciptakan budaya dan iklim kerja yang kondusif

7. Kepala Sekolah Sebagai Penyelia :
a. Melakukan supervise
b. Melakukan evaluasi dan pelaporan
READ MORE - KOMPETENSI PROFESIONAL KASEK

TUGAS POKOK GURU


Tugas pokok seorang guru dalam melaksanakan kewajibannya sebagai aparat negara dan abdi masyarakat di dunia pendidikan adalah :
1. Menyusun Program Pembelajaran yang meliputi :
a. Menyusun Program Tahunan
b. Menyusun Program Semester
c. Menyusun Rencana Program Pembelajaran

2. Melaksanakan Program Pembelajaran dengan dilengkapi administrasi sebagai berikut :
a. Daftar hadir siswa
b. Jurnal pembelajaran
c. Catatan khusus dalam proses pembelajaran

3. Melaksanakan Evaluasi Pembelajaran meliputi :
a. Menyusun program pelaksanaan evaluasi
b. Menyusun perangkat evaluasi ( Kisi-kisi, naskah soal, pedoman penilaian, instrumen lain )
c. Melaksanakan evaluasi sesuai dengan kompetensi yang dipersyaratkan
d. Daftar nilai tiap siswa dan kompetensi

4. Melaksanakan analisa hasil evaluasi
a. Menyusun perangkat analisa evaluasi
b. Melaksanakan analisa hasil evaluasi antara lain validitas soal dan ketuntasan siswa belajar

5. Menyusun dan Melaksanakan Program Perbaikan / Pengayaan
a. Menyusun program perbaikan / pengayaan
b. Melaksanakan perbaikan yang meliputi remidial teaching dan atau remidial test
c. Melaksanakan pengayaan bagi siswa yang istimewa atau memiliki kemampuan tinggi
d. Daftar nilai hasil perbaikan / remidi dan pengayaan
READ MORE - TUGAS POKOK GURU

KOMPETENSI PENDIDIK


Berdasarkan Permendiknas Nomor 16 tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi Guru, maka seorang guru yang dapat menerima sertifikat pendidik profesional harus memiliki kualifikasi S1/D4 dan mempunyai empat kompetensi pokok. Empat kompetensi pokok tersebut yaitu :
1. Kompetensi pedagogik
2. Kompetensi Kepribadian
3. Kompetensi Sosial
4. Kompetensi Profesional
READ MORE - KOMPETENSI PENDIDIK

FALSAFAH DAN POLA SMM


Falsafah Sistem Manajemen Mutu sebenarnya sangat sederhana, mudah diucapkan namun belum semua orang dapat melakukuan dengan baik dan benar. Apa falsafahnya ?. yaitu ONO TULIS ONO TILAS, ONO TILAS KUDU ONO TULIS. Apa maksudnya ?. Setiap kegiatan / pekerjaan / aktivitas harus dimulai dengan perencanaan dan akhir kegiatan harus dibuat laporan.

Sedangkan pola dasar dalam Sistem Manajemen Mutu adalah P-D-C-A
P = Plan = Perencanaan
D = Do = Dilaksanakan
C = Check = Periksa / evaluasi
A = Action = Kegiatan Perbaikan secara berkelanjutan
Setiap pekerjaan pada suatu organisasi dalam menjalankan fungsinya untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan harus diawali dengan perencanaan, dikerjakan sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan, akhir kegiatan dilaksanakan evaluasi dan dibuat laporannya, kemudian dari hasil evaluasi semua kekurangan yang ditemukan dibuat rancangan perbaikan secara berkelanjutan. Demikian seterus sehingga pada akhirnya organisasi tersebut semakin solid, semakin baik dan semakin akuntabel
READ MORE - FALSAFAH DAN POLA SMM

EKSTRAKURIKULER


Pada tahun pelajaran 2009 / 2010 SMK Negeri 1 Karimunjawa akan meningkatkan kegiatan ekstrakurikuler sebagai upaya membekali pengembangan diri siswa guna menyongsong kehidupan di masyarakat kelak, anatara lain :
1. Pramuka yang dibimbing oleh Bp. Ulin Nuha, S.Pd dan Bp. Arif Pujiyanto, S.Pd
2. Pecinta Alam yang dibimbing oleh Bp. Himawan Bayu Aji, ST
3. Selam yang dibimbing oleh Bp. Himawan Bayu Aji, ST
4. Rebana yang dibimbing oleh Bp. Arif Pujiyanto, S.Pd
5. Catur yang dibimbing oleh Bp. Patto Prawansyah, S.STP
6. Olahraga yang akan dibimbing oleh Bp. Himawan Bayu Aji, ST / Bp. Patto P / Bp. Arif
7. Debat Bahasa Inggris yang akan dibimbing oleh Ibu Aries Ariana, S.Pd
8. Karya Ilmiah Remaja & Mading dibimbing oleh Bp. Ulin Nuha, S.Pd
9. Kajian Agama Islam yang dibimbing oleh Ibu Nailil Hikmah,STP
dan el el ....
READ MORE - EKSTRAKURIKULER

RENUNGAN

Selasa, 08 September 2009


Renungan yang setiap saat kuingat, keresapi dan berusaha maksimal akan kuamalkan dalam kehidupan sehari-hari antara lain :
1. Kumencari berkah untuk hidupku dan kutemukan dalam sholat dhuha
2. Kumencari penerangan untuk dalam kuburku besok dan insyaAllah akan kutemukan
pada sholat malam.
3. Kumencari jawaban untuk malaikat Munkar dan Nakir besok jika sudah meninggal
dan insyaAllah akan kutemukan pada Al-Qur'an dan Hadits Nabi
4. Kumencari penolong untuk meniti shirotol mustaqim kelak dan insyaAllah akan
kutemukan pada puasa dan sedekahku
5. Kumencari naungan arasy kelak dan insyaAllah kutemukan ku berdiam diri,
bermuhasabah pada Nya
READ MORE - RENUNGAN

PETUAH ORANG JAWA


Pada jaman dahulu banyak orang tua sering memberi petuah atau nasihat kepada anak cucunya dengan kata-kata sandi atau istilahnya sanepo atau perumpamaan. Terkadang kata-kata sanepo itu mudah dipahami tapi terkadang sulit dipahami, sehingga perlu penjelasan lebih lanjut untuk ukuran anak-anak periode sekarang. Banyak sekali petuah dari nenek moyang lewat kata-kata sandi atau kiasan atau perumpamaan, hanya saja terkadang kita sebagai orang muda kurang begitu memperhatikannya. Disini saya sampaikan makna yang terkandung dalam huruf Ha Na Ca Ra Ka sebagai berikut :

Ha artinya Ada , menandakan bahwa kita hidup ada yang menciptakan yaitu Gusti kang akarya jagad sak isine. maka kita senantiasa harus bersujud kepadaNya, selalu taat kepadaNya, selalu menjalankan perintahNya dan meninggalkan semua laranganNya.

Na artinya Nalar atau pikiran maksudnya dalam kegiatan kehidupan sehari-hari kita senantiasa menggunakan nalar kita, namun jangan berlebihan karena ada sesuatu yang kadang tidak dapat kita jangkau dengan nalar kita. Juga jangan mendewa-dewa kan nalar atau otak kita biar tidak jadi orang sombong.

Ca artinya Cara maksudnya dalam mencapai suatu angan-angan atau cita-cita atau impian kita harus mempunyai cara atau strategi-strategi yang baik dan tidak merugikan atau mengganggu kepentingan otang lain. Cara-cara atau strategi yang kita gunakan untuk mencapai tujuan atau cita-cita jangan melanggar aturan Allah SWT.

Ra artinya Rasa menandakan kita senantiasa mengembangkan rasa solidaritas dalam batas-batas kebaikan, harus tepo sliro, saling menghargai dan menghormati kepada sesama makhluk Allah.Kita sebagai makhluk sosial, kita perlu bermasyarakat, bernegara dan beragama. Kita tidak mungkin dapat hidup sendirian tanpa memerlukan orang lain di sekitar kita. Pada saat kita butuh makan kita perlu petani yang menanam padi, saat kita rumah kita butuh orang yang menyediakan material dan tukang batu, tukang kayu, tukang besi dan sebagainya.

Ka artinya Karsa atau Kemauan maksudnya kita hidup harus punya cita-cita atau kemauan atau impian. Kemajuan atau kesuksesan seseorang diawali dari keinginan atau kemauan atau cita-cita atau impian. Dari cita-cita itulah orang melakukan sesuatu dangan cara tertentu untuk menggapainya.

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahawa kita ada didunia ini diciptakan oleh Allah SWT, maka kita harus senatiasa sujud kepadaNYa,taqwa kepadaNya, harus punya angan-angan atau cita-cita atau harapan atau impian yang akan diwujudkan dengan menggunakan modal nalar atau otak yang dimiliki, dengan cara dan strategi yang benar dan baik tanpa mengganggu kepentingan orang lain, dengan mengedepankan rasa, tepo slira, saling menghormati, saling menghargai dengan sesamanya, sehingga tidak berbenturan atau bersinggungan dengan orang lain, sehingga dapat mencapai apa yang kita cita-citakan dengan ridlo dari Allah SWT.
READ MORE - PETUAH ORANG JAWA

MENUJU FITRAH


Setiap hari Raya Idul Fitri hmpir seluruh umat islam di Indonesia, dan mungkin juga ada sebagian dari umat agama lain yang memanfaatkan bulan syawal sebagai bulan menuju fitrah kembali, mereka senantiasa mengadakan acara halal bi halal atau acara saling maaf memaafkan antara yang satu dengan yang lain mereka saling bermusafahah atau bersalaman dengan harapan kesalahan atau dosa antar mereka bisa diampuni Allah SWT sehingga kembali fitrah seperti pada saat lahir.. Halal bi halal diadakan setelah melalui proses perjuangan umat islam dalam melawan hawa nafsu selama satu bulan penuh yaitu bulan puasa / romadlon. Dalam satu bulan romadlon dibagi dalam 3 (tiga) tahap yaitu :

Tahap I yaitu 10 hari pertama yang dikenal bulan PENUH ROHMAH, pada masa itu terlalu banyak rohmah yang dilimpahkan Allah kepada hambanya. Perbanyaklah amal ibadah dan sodaqoh agar rahmat juga terlimpah kepada kita

Tahap II yaitu 10 hari kedua atau mulai tanggal 11 sampai dengan tanggal 20 dikenal dengan bulan PENUH AMPUNAN. Perbanyaklah mohon ampunan Allah sehingga kita dapat terbebas dari berbagai macam dosa yang telah kita perbuat. Namun dengan catatan tidak megulangi lagi perbuatan dosa-dosa dalam kehidupan kita sehari-hari.

Tahap III yaitu 10 hari terakhir mulai tanggal 21 sampai hari raya Idul Fitri dikenal dengan TERHINDAR DARI API NERAKA. Perbanyaklah berdoa kepadaNya sehingga akhir dari puasa romadlon kita dapat terbebas dari siksaan api neraka. Namun kita harus bersungguh-sungguh, artinya setelah bulan puasa romadlon kita tetap menjaga amal ibadah dan sodaqoh kita.

Setelah satu bulan penuh berpuasa maka datanglah hari kemenangan yang disebut hari Idul Fitri. Pada hari atau bulan syawal itu banyak dilaksankan halal bi halal antar anggota keluarga, teman, saudara , tetangga, sejawat dan sebagainya. Budaya ini hanya terjadi di Indonesia. Perlu diketahui ada istilah 3 L dalam halal bi halal yaitu :

LUBER artinya bagi kaum muslim yang punya rejeki lebih harus banyak medermakan rejekinya kepada orang lain. ini yang dikenal dengan istilah LUBER.

LEBUR artinya antar kita saling berkenan untuk menyatakan maaf kepada orang lain berarti kita saling maaf memaafkan. Kegiatan saling maaf memaafkan satu sama lain inilah yang dikenal dengan istilah LEBUR.

LABUR artinya setelah antar kita saling maaf memaafkan kita harus saling menjaga untuk tetap keadaan bersih tanpa dosa dan kesalahan itu artinya kita tidak boleh dengan sengaja berbuat dosa antar kita.
READ MORE - MENUJU FITRAH

10 LANGKAH MENDIDIK ANAK


Dewasa ini kita harus cermat dan hati-hati dalam mendidik dan mengantar anak gar kelak jadi orang sukses baik sukses di dunia maupun sukses setelah mati atau bahagia dunia akhirat. Untuk membekali mereka agar dapat meraih kesuksesan saya kasih tip untuk mengantarkannya, antara lain :
1. Menanamkan nilai-nilai agama/spiritual sedini mungkin untuk menguatkan hati nurani
2. Mengembangkan potensi anak seoptimal mungkin
3. Membangun harga diri
4. Mengajarkan kemampuan untuk bersosialisasi yang efektif
5. Mengontrol anak-anak sewaktu menonton dan dalam penggunaan media elektronik(hp,internet,)
6. Membimbing anak untuk menunjukkan sikap rasa kasih sayang dan kembngkan sikap yang sehat terhadap sesama
7. Hidup dalam lingkungan tetangga yang baik
8. Menerapkan standar pekerjaan dan prilaku realitas didukung oleh disiplin yang tepat
9. Membimbing/mengajari anak agar mampu dan trampil,termasuk trampil mengatasi masalah
10. Tegakkan kemandriian dan rasa percaya diri yang tinggi
READ MORE - 10 LANGKAH MENDIDIK ANAK

4 KATA PEREKAT PERGAULAN


Dalam pergaulan, kehidupan baik di lingkungan masayarakat, atau lingkungan kerja ada 4 kata perekat pergaulan yang bisa kita manfaatkan untuk menghindari adanya permusuhan antar kita sekurang-kurangnya mengurangi adanya perselisisihan di antara kita. 4 kata tersebut adalah :

1. Salam
Ucapkan salam setiap ada pertemuan atau perpisahan, semakin banyak salam kita ucapkan sudah barang tentu semakin banyak balasan salam yang kita terima. Salam itu hakekatnya adalah doa keselamatan. Jadi semakin banyak doa selamat yang diberikan kepada kita sejalan dengan doa selamat yang kita berikan kepada mereka.

2. Minta tolong
Awali dengan kata minta tolong apabila kita mau menyuruh orang lain apalagi kalau memang benar-benar minta pertolongan. Dengan kata minta tolong tersebut orang lain yang kita suruh atau kita mintai pertolongan merasa terpanggil dengan suka rela tidak paksaan dan mereka tidak merasa diperintah, walaupun kita memang atasan mereka.

3. Terima kasih
Selalu sampaikan terima kasih apabila mendapat sesuatu dari orang lain, baik itu pemberian berupa informasi, matari , tenaga, atau bantuan lainnya baik itu kita perlukan sekali atau sama sekali tidak kita perlukan. Dengan ucapan terima kasih mereka merasa dihargai.

4. Minta maaf
Budayakan dengan kata minta maaf untuk mengurangi singgungan di antara kita. Dengan kata minta maaf yang selalu kita sampaikan bila mungkin terjadi selisih faham baik kita pada pihak yang benar ataupun pada pihak yang salah atau kita sama-sama dalam mencari kebenaran
READ MORE - 4 KATA PEREKAT PERGAULAN

 
 
 

About Me

Foto Saya
SMK Negeri 1 Karimunjawa
beralamat di Jl. Ahmad Yani No. 1 Karimunjawa,Kabupaten Jepara, Jawa Tengah berdiri dengan SK Bupati Jepara No. 212/2003 tanggal 11 Nopember 2003, Terakreditasi denagn SK BAP No. 117/BAP-SM/XI/2008 tanggal 7 Nopember 2008, mempunyai 3 Program Keahlian :
1. Agribisnis Rumput laut (B)
2.Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan (B)
3. Agribisnis Perikanan(Belum).
Lihat profil lengkapku
Powered By Blogger